Lelaki Autis Buka Kedai Kopi untuk Membantu Mereka yang Berkebutuhan Khusus

Michael Coyne menguras waktu dua tahun untuk berusaha mencari pekerjaan, namun tak sukses karena dirinya seorang autis.
Sekarang ia menyimpulkan membuka kedai kopi dan menanganinya sendiri dengan pertolongan ibundanya pada November 2019. Lokasi Red, White & Brew tersebut berada di sekitar rumah Michael di North Smithfield, Rhode Island, seperti dikutip dari Metro, Kamis, 5 Desember 2019.
Di samping autis, Michael pun menderita attention deficit hyperactivity disorder (ADHA) dan gangguan bipolar. Ia hendak merekrut stafnya yang berkebutuhan khusus guna memberi mereka peluang bekerja. LudoQQ pokerace99
Michael memakai penolakan kerja sebagai motivasi. Ia lantas memulai ruang belajar bisnis di Developmental Disabilities Council di negara bagian guna mempelajari trik perdagangan.
Ibunya, Sheila, pun membantunya mengatur supaya dapat menolong komunitas cacat. Ia dan putranya hendak usahanya dapat seinklusif barangkali dan bercita-cita mudah diakses dengan perlengkapan yang dapat menolong penyandang disabilitas.
Misalnya, memakai pemindai kode batang alih-alih memasukkan harga spesial secara manual atau memasukkan harga secara manual atau menemukan pengukus susu yang dapat mati secara otomatis.
Memberikan Harapan
Meski usaha yang didirikan masih dalam proses pertumbuhan. Meski begitu, usaha Michael telah menyerahkan harapan untuk orang beda yang merasakan perkembangan disabilitas.
"Hanya suar harapan untuk para penyandang cacat," kata Michael untuk koran lokal The Valley Breeze. “Kami melulu ingin berintegrasi.” “Kami telah menciptakan orang tua berlinang air mata dengan asa bahwa anak-anak mereka pada akhirnya bakal diterima di masyarakat," imbuh Sheila.
Apa yang digemari Sheila ialah ide kedai kopi komunitas. Mereka belajar dua sisi. Di samping mengajarkan semua disabilitas dan apa yang mereka lakukan, pun mendapatkan keterampilan sosial sesudah mereka keluar.
Red, White & Brew pun terhubung ke toko kerajinan yang dinamakan Budding Violet yang menawarkan barang produksi sendiri yang dibuat oleh seniman berkebutuhan khusus.


