LUDOQQ BandarQ | Agen BandarQ | BandarQQ | Domino 99 | DominoQQ

Situs Bandar Judi BandarQ dan Domino99 Online

LudoQQ

Saturday, November 9, 2019

Baru Pensiun, Jack Ma Kembali Jadi Orang Terkaya di China

Baru Pensiun, Jack Ma Kembali Jadi Orang Terkaya di China

Baru Pensiun, Jack Ma Kembali Jadi Orang Terkaya di China




Pendiri Alibaba Jack Ma memang telah pensiun, namun ia masih mendapat predikat orang terkaya di China versi Forbes. Kekayaan Jack Ma sekarang tercatat sebesar USD 38,2 miliar atau Rp 535,7 triliun (USD 1 = Rp 14.023). Klik di Situs ini

Kekayaan Jack Ma mengungguli rivalnya, CEO Tencent Ma Huateng. Kekayaan sang bos Tencent terdapat di peringkat dua susunan ini dengan jumlah USD 36 miliar (Rp 504 triliun)

Lebih dari separuh orang kaya di susunan terkaya China mengalami eskalasi kekayaan. Hanya terdapat seperempat yang kekayaannya menurun.

Forbes menyatakan bahwa perang dagang yang terjadi tidak begitu memberi akibat ke semua miliarder, terbukti kekayaan miliarder di China pun bertambah dari tahun lalu. Konsumsi dalam negeri menjadi penopang urusan tersebut.

"Kekayaan (Jack) Ma naik menjadi USD 38,2 miliar dari USD 34,6 miliar pada tahun sebelumnya," jelas Forbes.

Stok Alibaba dinamakan mendapat untung dari popularitas e-commerce China. Konsumen China juga makin gemar sekali untuk melakukan pembelian barang online.

Itu juga terbukti dari naiknya kekayaan Colin Huang, CEO platform e-commerce Pinduoduo, menjadi USD 21,2 miliar (Rp 297,3 triliun). Artinya, kekayaannya naik nyaris USD 10 miliar dari tahun lalu.

Meningkatnya e-commerce di China pun membawa untung untuk perusahaan pendahuluan barang. Kekayaan Lai Meison, CEO dari layanan pendahuluan ZTO, pun naik menjadi USD 4,6 miliar (Rp 64,5 triliun).

Salah satu miliarder yang kekayaannya turun ialah Li Shufu yang adalahChairman Geely Group dan empunya Volvo.

Penjualan mobil yang lesu menciptakan kekayaan Li Shufu turun dari USD 14,2 miliar (Rp 199 triliun) menjadi USD 12,9 miliar (Rp 180 triliun).

Jack Ma Pensiun

Pendiri sekaligus Chairman Grup Alibaba Jack Ma sah pensiun dari Alibaba pada Selasa, 10 September 2019.

Ia meninggalkan tugasnya memimpin bisnis E-ecommerce dengan valuasi USD 4.060 miliar tersebut kepada penggantinya, Daniel Zhang.

Mengutip Reuters, Selasa, 10 September 2019, Jack Ma yang tahun ini berusia 55 tahun menyelenggarakan sebuah pesta perpisahan di stadion Hangzhou Olympic Sport Center.

Di stadion berkapasitas 80.000 orang ini, Jack Ma mengadakan pesta perpisahan meriah, sarat dengan performa pemusik dan selebritas.

Para tamu yang muncul pun akan mendapatkan tuntunan bagaimana Alibaba bakal berjalan di bawah sang pengganti Jack Ma, Daniel Zhang.

Zhang adalahseorang akuntan yang bicaranya kalem, bertolak belakang dengan Jack Ma yang gayanya gemerlap dan kharismatik dalam memimpin. Jack Ma bahkan dirasakan seorang pebisnis Tiongkok yang sangat terkenal.

Padahal sebelumnya Jack Ma adalahguru Bahasa Inggris yang menegakkan Alibaba, 20 tahun kemudian di suatu apartemen kecil di kota Hangzhou.


Memuji Pengganti Alibaba

Jack Ma pun bercerita mengenai calon penggantinya di Alibaba.

"Zhang mempunyai logika dan keterampilan beranggapan kritis layaknya komputer super, komitmen terhadap visinya, keberanian untuk memungut inovasi bisnis yang inovatif," kata Jack Ma, berkata tentang calon penggantinya pada 2018 lalu.

Sementara itu, di antara tantangan untuk Zhang di Alibaba ialah mengembangkan bisnis Alibaba di luar Tiongkok.

"Bagi Daniel Zhang, urusan ini bakal jadi kendala besar," tutur analis Liu Yiming.

Ketika Jack Ma mengucapkan pidato perpisahannya, investor hendak mengetahui bagaimana Ma akan tercebur dalam manajemen serta mungkinkan Jack Ma bakal terus menunjukkan strategi perusahaan yang luas.

Ma sendiri menyebut, dia bakal menjadi mentor manajemen Alibaba