LUDOQQ BandarQ | Agen BandarQ | BandarQQ | Domino 99 | DominoQQ

Situs Bandar Judi BandarQ dan Domino99 Online

LudoQQ

Thursday, January 16, 2020

Perusahaan Rusia Punya “Trik” agar Manusia Bisa Hidup Kembali

Perusahaan Rusia Punya “Trik” agar Manusia Bisa Hidup Kembali

Perusahaan Rusia Punya “Trik” agar Manusia Bisa Hidup Kembali




Sebelum meninggal dunia, perempuan 70 tahun asal Rusia mempunyai nama Alexei Voronenkov yang berusia 70 tahun menunaikan USD 36 ribu atau setara Rp 493 jutaan supaya dapat dihidupkan kembali. Adalah perusahaan Rusia mempunyai nama KrioRus yang disinggung mampu membuat insan hidup kembali. Bagaimana caranya? Ludoqq Domino99

KrioRus ketika ini menyimpan 71 benak dan mayat insan yang dibekukan di ruangan khusus. Jasad-jasad tersebut mengambang dalam nitrogen cair di sejumlah tong tinggi di gudang logam.

Tubuh-tubuh mati tersebut ditabung dalam suhu 196 derajat Celcius dengan tujuan mengayomi dari potensi kerusakan. Namun demikian, hingga sekarang, tidak terdapat bukti sains yang menunjukkan bisa jadi manusia dapat hidup kembali.

“Saya melakukan teknik ini sebab ada dalil kuat. Saya pikir urusan itu ialah satu-satunya kesempatan untuk manusia guna bertemu dengan masa depan,” cerah Voronenkov

Kepala Komisi Pseudoscience Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, Evgeny Alexandrov, mencerminkan pola yang dilaksanakan oleh KrioRus sebagai usaha komersial khusus yang sama sekali tidak mempunyai dasar ilmiah.

“Praktik tersebut ingin sebuah angan-angan berspekulasi mengenai harapan orang-orang bakal kebangkitan dari kematian. Mereka memiliki mimpi ada kehidupan abadi,” jelas Alexandrov seperti diadukan oleh surat kabar lokal.

Valeriya Udalova, direktur KrioRus, mengaku bahwa bisa jadi manusia bakal mengembangkan teknologi guna menghidupkan pulang orang mati pada masa depan. Klien dari nyaris 20 negara sudah mendaftar.

“Biayanya USD 36.000 guna penyimpanan semua tubuh dan USD 15.000 untuk benak saja untuk warga Rusia yang menemukan gaji bulanan rata-rata USD 760. Harga tidak banyak lebih mahal berlaku guna warga non-Rusia,” papar Udalova. (SN/MF)