LUDOQQ BandarQ | Agen BandarQ | BandarQQ | Domino 99 | DominoQQ

Situs Bandar Judi BandarQ dan Domino99 Online

LudoQQ

Thursday, December 12, 2019

Kesaksian Bocah Lihat Harimau Melintasi Jalan Saat Dibonceng Sang Ayah

Kesaksian Bocah Lihat Harimau Melintasi Jalan Saat Dibonceng Sang Ayah

Kesaksian Bocah Lihat Harimau Melintasi Jalan Saat Dibonceng Sang Ayah




Harimau sumatra yang terbit dari sarangnya di taman hutan raya (tahura) Minas, Siak, masih mengembara sejumlah tempat di Kabupaten Kampar. Usai dari Kualu Nanas, si datuk belang meninggalkan jejak teranyar di wilayah Beringin. Ludoqq Domino99

Daerah ini lumayan dekat Kelurahan Sungai Sibam, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru sebab berbatasan dengan Kabupaten Kampar. Tak melulu jejak, bahkan anak kecil mengaku menyaksikan harimau sumatra tersebut berada di belakangnya.

Pengakuan anak ini dikatakan orangtuanya ketika disuruh prajurit Koramil 16 Tapung menyaksikan jejak di Jalan Kijang Putih, Desa Karya Indah. Ketika itu, sang anak sedang dibonceng ayahnya mengarungi jalan tanah mengarah ke sekolah.

Sang bapak yang tak dilafalkan namanya ini sempat marah sebab pengakuan anaknya tersebut. Dia meminta anaknya tidak boleh mengada-ada soal eksistensi satwa dibentengi negara dimaksud.

"Saya lewat sini, kemudian anak ngomong terdapat harimau di belakang, saya sempat parah. Pas pulangnya lewat sini lagi, ternyata terdapat jejak harimau di jalan yang saya lewati," kata penduduk Desa Karya Indah ini.

Tahu jalan yang dilewatinya diarungi harimau, penduduk tadi sempat ketakutan. Dia pun mengadukan hal ini ke penduduk sekitar sampai akhirnya hingga ke pihak desa dan Babinsa di sana.

Video Babinsa memeriksa jejak harimau ini telah beredar luas di masyarakat. Dalam video tersebut sejumlah warga pun ikut dan mengiringi jejak tersebut yang disebut menuju Pekanbaru atau tepatnya di Jalan Riau ujung.

Daerah ini masih didominasi semak belukar dan sejumlah kebun sawit. Juga ada rawa gambut dan tidak jarang kebanjiran andai hujan deras turun.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menyebut telah ke lokasi. Petugas menemukan tidak sedikit jejak harimau sumatra di jalan tanah dan sebagiannya telah tersapu air hujan.

"Kemungkinan besar harimau yang sama sejumlah hari yang lalu," cerah Kabid II BBKSDA Riau Heru Sutmantoro, Rabu petang, 11 Desember 2019.


Cari Solusi Terbaik

Berdasarkan keterangan dari Heru, pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan aparatur desa setempat. Sosialisasi kian digencarkan ke tempat yang sering hadir harimau supaya tidak memunculkan korban.

Masyarakat diminta tidak beraksi sendiri andai melihat harimau, mengelak dan melapor ke pihak berwenang. Masyarakat pun diminta menambah kewaspadaan sekitar beraktivitas.

Di samping itu, BBKSDA Riau dengan sebanyak pihak bersangkutan pun tengah membicarakan penanganan konflik harimau ini. Diharap terdapat solusi supaya agar kelestarian harimau terjaga dan keselamatan masyarakat terjaga.

"Menyamakan tahapan dan persepsi. Ini bukti BBKSDA Riau tidak diam dalam menangani persoalan konflik satwa liar terutama harimau," jelas Heru.

Dia menyatakan, penanganan konflik harimau tidak dapat dilakukan satu instansi. Perlu multi instansi sebab setiap pihak punya kewenangan masing-masing.

Sebagai informasi, kemunculan harimau di Desa Karya Indah telah terjadi sejak mula Desember. Harimau ini juga diduga bergerak ke Kualu Nanas dengan temuan jejak.

Harimau ini berasal dari tahura Sultan Syarif Kasim di Minas, Siak. Jarak dengan tempat jejak kesatu selama 18 kilometer, berikutnya makin menjauh dan terakhir menghampiri ke Pekanbaru.