LUDOQQ BandarQ | Agen BandarQ | BandarQQ | Domino 99 | DominoQQ

Situs Bandar Judi BandarQ dan Domino99 Online

LudoQQ

Wednesday, December 4, 2019

Jokowi: Buat Apa Saya Kasih Bamsoet Sepeda, Beliau Pemilik Tesla

Jokowi: Buat Apa Saya Kasih Bamsoet Sepeda, Beliau Pemilik Tesla

Jokowi: Buat Apa Saya Kasih Bamsoet Sepeda, Beliau Pemilik Tesla




Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyuruh kader Partai Golkar guna mengapresiasi Bambang Soesatyo yang mundur dari akan calon ketua umum. Hal ini dikatakan Jokowi ketika membuka Musyawarah Nasional X Partai Golkar di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut pun menyuruh seluruh peserta Munas guna memberi tepuk tangan untuk Bambang.



Saya senang Munas ini menunjukan persaudaraan dan kerukunan yang baik. Jadi saya sekali lagi hendak mengajak anda semuanya menyerahkan tepuk tangan anda ke Pak Bambang Soesatyo," ucap Jokowi. LudoQQ pokerace99

Setelah itu, semua peserta Munas langsung berteriak meminta Jokowi menyerahkan sepeda. Menanggapi itu, Jokowi pun menyebut koleksi mobil listrik Tesla kepunyaan Bamsoet.

"Kalau Pak Bambang tidak boleh diberi sepeda dong. Beliau ini empunya Tesla nomor satu kesatu di Indonesia. Saya beri sepeda guna apa," ujar Jokowi.

Sambil bercanda, Jokowi menyinggung bahwa seharusnya Bamsoet lah yang memberinya satu unit mobil mewah itu. Namun, dia menyadari bahwa urusan itu dilarang secara hukum.

"Kalau saya diberi Tesla Pak Bambang Soesatyo, baru benar. Tapi jangan, nanti masuk gratifikasi," tutur Jokowi disambut tawa semua peserta Munas

Harga Tesla
Bambang diketahui mempunyai dua jenis mobil Tesla yakni S dan X. Harga mobil ini dibanderol mulai dari Rp 2,6 miliar.

Jokowi sebelumnya memang menjanjikan memberi sepeda untuk para peserta Munas yang merasa diintervensi oleh pihak Istana. Hal ini menyusul isu soal Istana yang ikut campur dalam pemilihan Ketua Umum Golkar.

Dia juga menegaskan bahwa pihak Istana sama sekali tidak pernah ikut campur dan mengintervensi hal internal Golkar. Sehingga, Jokowi menantang semua peserta Munas dengan memberi sepeda. Meski begitu, tak terdapat peserta Munas yang maju.

Seperti diketahui, Bambang Soesatyo atau Bamsoet mengaku mundur dari pencalonan Ketua Umum Partai Golkar. Pernyataan mundur dari itu dikatakan Bamsoet usai pertemuannya dengan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie, politikus senior Partai Golkar Luhut Pandjaitan dan Airlangga Hartarto.