LUDOQQ BandarQ | Agen BandarQ | BandarQQ | Domino 99 | DominoQQ

Situs Bandar Judi BandarQ dan Domino99 Online

LudoQQ

Friday, December 6, 2019

Ibunda Lionel Messi Kaget Anaknya Bisa Raih Ballon d'Or Lagi

Ibunda Lionel Messi Kaget Anaknya Bisa Raih Ballon d'Or Lagi

Ibunda Lionel Messi Kaget Anaknya Bisa Raih Ballon d'Or Lagi




Ibunda Lionel Messi, Celia Cuccittini, mengungkap keterkejutannya dengan prestasi yang baru-baru ini diraih putranya; Ballon d'Or 2019. LudoQQ pokerace99

Cuccittini sama sekali tak menduga Lionel Messi bakal mendapat Ballon d'Or keenam sepanjang kariernya. Kali terakhir Messi mendapat Ballon d'Or ialah pada 2015.


Setelah tersebut Ballon d'Or jadi kepunyaan Cristiano Ronaldo (2016, 2017) serta Luka Modric (2018).

Melihat umur Messi, Cuccittini memandang Ballon d'Or 2015 adalahyang terakhir kalinya dapat diperoleh putranya itu. Namun, pasti saja penilaian tersebut keliru sebab pada 2019, Messi pulang memenangi penghargaan bergengsi itu.

"Dia mengejutkan kami masing-masing hari dengan apa yang dia capai,"kata Cuccittini untuk CCN Radio.

"Sangat paling gembira. Kami tak menduga ia memenangi penghargaan itu," lanjutnya.

"Kami mengira bahwa Ballon d'Or kelima tersebut jadi yang terakhir, jadi ya ini kejutan yang indah," imbuhnya.

Lionel Messi memenangi Ballon d'Or 2019 dengan selisih suara paling tipis dari Virgil van Dijk, yang sedang di peringkat kedua. Messi mendapat 686 suara, sementara Van Dijk 679.


Timnas Argentina Jadi Bahan Ejekan

Pada peluang sama, Celia Cuccittini pun membahas perihal cibiran yang masih dilontarkan pendukung untuk putranya perihal prestasinya bareng Timnas Argentina.

Sejauh ini Lionel Messi memang minim prestasi bareng La Albiceleste. Dan urusan tersebut kerap jadi bahan guna menyerang megabintang Barcelona itu.

"Itu menyakitkan saya sebab Anda dapat mengkritik tanpa menyinggung, tanpa mengejek," kata Cuccittini.

"Jelas, tidak seluruh orang mesti menyukainya."

"Kami, di keluarga, tahu bahwa ia mempunyai utang ke Argentina."

"Tapi, tidak terdapat yang hendak memenangi Piala Dunia atau Copa America lebih dari dia," ucap Cuccittini.