Dua Benda dengan Harga Murah untuk Cegah Diabetes, Semua Orang Bisa Beli

Pencegahan diabetes tidak membutuhkan ongkos yang mahal. Ketua Umum Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI) Prof DR dr Ketut Suastika, SpPD - KEMD menuliskan hanya perlu dua barang dengan harga yang relatif murah. http://68.183.232.134/
"Kita tersebut cuma butuh timbangan sama meteran. Sudah, melulu itu saja," kata Suastika dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Indonesian Health Economic Association (InaHEA) ke-6 di Bali Nusa Dua Convention Center pada Rabu, 6 Oktober 2019.
Tema yang diusung pada diskusi sekitar tiga hari tersebut ialah Economic of Diabetes Mellitus and Innovative Policy. Ada juga pembahasannya mencakup strategi yang dapat dilakukan guna menangkal komplikasi diabetes.
Berdasarkan keterangan dari Suastika, seharusnya seluruh orang dapat membeli dua barang tersebut. Atau dapat menumpang di puskesmas terdekat.
"Meteran tersebut untuk mengukur lingkar perut," Suastika menjelaskan. Bagi lelaki lingkar perut jangan lebih dari 90 sentimeter (cm), sedangkan wanita 80 cm.
"Lebih dari tersebut harus hati-hati," ujarnya. Distribusi lemak ini yang memperbesar risiko seseorang terpapar diabetes.
Cara Mudah Cegah Diabetes
Ada dua teknik untuk memahami seberapa besar tumpukan lemak yang terdapat di badan. Dengan mengukur indeks massa tubuh (BMI) dan menyaksikan lingkar perut.
Cara menghitung BMI, laksana yang diterangkan Suastika ialah berat badan dipecah tinggi badan kuadrat dalam meter.
Misalkan berat badan ialah 80 kg dengan tinggi badan 170 cm (1,7 meter), teknik menghitungnya 80(dibagi)1,7(dibagi)1,7 sama dengan 27,6.
"Kalau lebih dari 25, anda menyebutnya obesitas. Kalau 23 berarti overweight," kata Suastika.
Cara Lain Mencegah Diabetes
Bila mempunyai uang lebih, dapat ditambah dengan melakukan pembelian alat untuk memeriksa gula darah. Yang dapat dilakukan masing-masing hari.
"Alat tersebut sekarang harganya murah sekali. Jadi, kita dapat mengecek besaran gula darah masing-masing harinya," katanya.
Dan, Suastika menyarankan supaya memeriksa secara rutin, minimal tiga atau enam bulan sekali, untuk mengawasi kendali dari gula darah.
"Sebenarnya, aspek kemudahan yang diperlukan untuk menangkal diabetes ini tidak terlampau mahal," katanya.
"Jangan sampai anda tidak menyadarinya, lalu telah menjadi diabetes, dan terlanjur menjadi komplikasi. Ini yang menelan ongkos BPJS Kesehatan sangat besar," Suastika menekankan


