LUDOQQ BandarQ | Agen BandarQ | BandarQQ | Domino 99 | DominoQQ

Situs Bandar Judi BandarQ dan Domino99 Online

LudoQQ

Friday, November 8, 2019

25 Ribu Warga Korea Selatan Berbondong-bondong Masuk Peti Mati

25 Ribu Warga Korea Selatan Berbondong-bondong Masuk Peti Mati

25 Ribu Warga Korea Selatan Berbondong-bondong Masuk Peti Mati




Lebih dari 25 ribu penduduk Korea Selat ikut berpartisipasi dalam layanan pura-pura mati yang dinamakan sebagai "pemakaman orang hidup". Aksi massal ini diadakan di Hyowon Healing Center. Sejak dimulai pada 2012, dengan program ini untuk menambah kehidupan mereka dengan menyimulasikan kematian mereka.

“Begitu kita sadar bakal kematian, dan mengalaminya, kita akan mengerjakan pendekatan baru terhadap kehidupan,” kata Cho Jae-hee, 75 tahun, salah seorang peserta yang dilansir dari Reuters, Kamis, 7 November 2019.

Ratusan orang ikut serta dalam acara tersebut, mulai dari remaja sampai pensiunan. Mereka mengenakan kafan, memungut potret pemakaman, mencatat wasiat terakhir mereka, dan berbaring di peti mati tertutup sekitar sekitar 10 menit

Seorang mahasiswa Universitas Choi Jin-kyu menuliskan bahwa ketika berada di dalam peti mati membantunya sadar bahwa ia terlampau sering memandang orang beda sebagai pesaing.

"Ketika saya sedang di dalam peti mati, saya bertanya-tanya apa gunanya itu," kata wanita 28 tahun itu, sambil menambahkan bahwa ia berencana untuk mengawali bisnisnya sendiri sesudah lulus menginjak pasar kerja yang paling kompetitif.

Korea Selatan sedang di peringkat 33 dari 40 negara yang disurvei oleh Organisasi guna Kerjasama Ekonomi dan Indeks Kehidupan yang Lebih Baik. Banyak orang Korea Selatan yang lebih muda mempunyai harapan tinggi untuk edukasi dan kegiatan yang sudah dihancurkan oleh ekonomi yang melambat dan bertambahnya pengangguran.

"Penting guna mempelajari dan mempersiapkan kematian bahkan di umur muda," kata Profesor Yu Eun-sil, seorang dokter di departemen patologi Asan Medical Center, yang sudah menulis kitab tentang kematian. http://68.183.232.134/


Cegah Bunuh Diri

Pada 2016, tingkat bunuh diri Korea Selatan ialah 20,2 per 100 ribu penduduk, nyaris dua kali lipat rata-rata global 10,53, menurut keterangan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Perusahaan pemakaman Hyowon mulai menawarkan pemakaman hidup untuk menolong orang menghargai hidup mereka, dan menggali pengampunan dan rekonsiliasi dengan family dan teman-teman, kata Jeong Yong-mun, yang mengepalai pusat penyembuhan. Jeong menuliskan ia berbesar hati saat orang berbaikan di pemakaman seorang kerabat, tapi kecil hati mereka menantikan selama itu.

"Kami tidak selamanya," katanya. "Itulah kenapa saya pikir empiris ini paling penting, saya dan anda bisa meminta maaf dan menenangkan lebih cepat dan menjalani saldo hidup anda dengan bahagia."

Kadang-kadang dia menangkal mereka yang hendak bunuh diri.

"Saya memilih orang-orang yang bertanya pada diri sendiri apakah ... mereka benar-benar bisa bunuh diri, dan saya mengembalikan keputusan mereka," kata Jeong.

Pesan nilai individu bergema dengan Choi. "Aku hendak membuat orang tahu bahwa mereka penting, dan bahwa orang beda akan paling sedih andai mereka pergi," katanya, menghapus air mata. "Kebahagiaan terdapat di masa sekarang."