Bos Alibaba Resmi Pensiun, Berapa Kekayaannya?

LudoQQ Poker Galaxy - Pendiri Alibaba, Jack Ma, sah mundur sebagai Chairman perusahaannya pada Selasa (10/9/2019) pada umur 55 tahun. Jack Ma dan sahabat-sahabatnya menegakkan perusahaan e-commerce Alibaba pada tahun 1999.
Dilansir CNBC, Selasa (10/9/2019), rencana pensiun Jack Ma sebenarnya sudah diberitahukan sejak tahun lalu, penggantinya pun telah dipersiapkan, yaitu Daniel Zhang. Jack Ma berbicara akan menguras masa pensiunnya di dunia pendidikan.
Berdasarkan keterangan dari Forbes, kekayaan Jack Ma ketika ini sebesar USD 38,6 miliar atau Rp 542 triliun (USD 1 = Rp 14.052). Ia ialah orang terkaya nomor 21 di dunia.
Jack Ma yang dulunya guru Bahasa Inggris dan pembimbing wisata justeru menjadi orang terkaya di China. Satu-satunya pesaingnya ialah Ma Huateng, pendiri Tencent. LudoQQ Poker Galaxy
Pada mula berdiri, Jack Ma sukses meyakinkan SoftBank asal Jepang untuk menempatkan investasi di Alibaba sebesar USD 20 juta pada Januari 2000. CEO Softbank, Masayoshi Son, menyatakan punya keserupaan visi dengan Jack Ma.
"Kami tidak membicarakan soal revenue, kami bahkan tidak bicara soal model bisnis. Kami bicara mengenai visi yang kami pegang," ujar Masayoshi Son untuk Wall Street Journal.
Jack Ma tidak membuat kecewa visi Masayoshi. Alibaba terus bertumbuh dan menawarkan layanan baru laksana layanan jual-beli Taobao dan Alipay. Jack Ma juga menjadi tokoh ruang belajar dunia dan sekarang mengikuti jejak Bill Gates yang telah aktif di dunia edukasi demi kemanusiaan
Resep Sukses Jack Ma, Si Gaptek yang Jadi Miliarder E-Commerce
Mungkin tidak terdapat yang menyangka bila Ma ialah orang yang tidak tahu apa-apa soal teknologi, alias gagap teknologi (gaptek). Bagaimana dapat orang gaptek sukses memperbanyak perusahaan teknologi?
Ma, dalam wawancaranya dengan CNBC, mengakui bila dirinya tidak memahami apapun soal teknologi, pemasaran dan urusan apapun mengenai bisnis. Sebaliknya, ada sejumlah resep yang dia pakai untuk menjangkau kesuksesan sampai dirinya menjadi miliarder laksana sekarang, dilansir dari City A.M, Rabu, 28 Agustus 2019.
Pertama, pelajari kenapa orang dapat gagal. Jangan belajar dari cerita sukses, sebab menurut keterangan dari Jack Ma, orang sukses melulu terlihat manisnya saja. Sebaliknya, anda harus tahu apa yang menciptakan usaha gagal supaya kita tidak melakukannya di lantas hari sekaligus menciptakan kita beranggapan mencari pilihan jika sebuah jalur berpotensi menciptakan usaha gagal.
Kedua, dengarkan "tetangga" sebelah. Maksudnya bukan memperhatikan omongan orang-orang secara acak mengenai bisnis mereka. Kalaupun ada, mereka punya potensi merendahkan anda sehingga tidak boleh Anda hiraukan. Ketika "tetangga" yang telah lebih dulu berhasil punya jamu sendiri, jajaki ikut cicipi jamu itu untuk usaha Anda. Siapa tahu, berhasil.
Filosofi
Ketiga, lakukan filosofi "perbaiki atap ketika matahari bersinar". Maksudnya, Ma dengan berani mengolah arah perusahaan malah ketika kinerjanya sedang dalam situasi baik. Namun, saat perusahaan berada di bawah, berhati-hatilah untuk memungut tiap langkah. Jika badai datang namun Anda tidak "naik ke atas untuk memperbaiki atap, lokasi tinggal Anda bakal hancur". Kira-kira, demikian interpretasi filosofi Jack Ma dalam bisnisnya.
"Ketika saya merasa tahun ini hebat untuk perusahaan, dengan kata lain itu suatu sinyal bahwa kami mesti ubah arah perusahaan," tuturnya.


