LUDOQQ BandarQ | Agen BandarQ | BandarQQ | Domino 99 | DominoQQ

Situs Bandar Judi BandarQ dan Domino99 Online

LudoQQ

Saturday, September 14, 2019

Beredar di Medsos Pikap Angkut Velg yang Diduga Hasil Curian, Begini Fakta Sebenarnya

Beredar di Medsos Pikap Angkut Velg yang Diduga Hasil Curian, Begini Fakta Sebenarnya

Beredar di Medsos Pikap Angkut Velg yang Diduga Hasil Curian, Begini Fakta Sebenarnya





Anggota Polsek Peureulak Barat, Aceh Timur sempat menyangga satu pikap barang yang ditutupi terpal pada Kamis (12/9/2019) sore.

Setelah dicek secara intenstif, ternyata barang lokasi tinggal tangga, tergolong velg dan ban mobil, sampai-sampai dilepas kembali.

Sebelumnya, beredar informasi di sebanyak group media sosial, pelaku pencopetan velg dan ban mobil yang sekitar ini bertindak di sejumlah wilayah ditangkap oleh jajaran Polres Aceh Timur, Polsek Peureulak Barat pada Kamis (12/9)


Dalam informasi yang beredar itu dilafalkan bahwa Jajaran Polres Aceh Timur, telah menciduk komplotan pencuri velg dan ban mobil yang sekitar ini bertindak di sejumlah wilayah di Aceh memakai mobil pikap dengan muatan sebanyak velg mobil yang ditutupi terpal.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro SIK MH, melewati Kapolsek Peureulak Barat, Ipda Eko Hadianto SE MH mejelaskan pihaknya, tim campuran personel Polsek Peureulak Barat, dengan Sat Reskrim Polres Aceh Timur telah mengerjakan pemeriksaan terhadap satu unit mobil pikap L-300 yang dikendarai oleh Apri Ismanto (33) penduduk Desa Lampeuneurut, Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh.

"Kami telah mengecek mobil pikap itu, sebab kita curigai membawa velg hasil curian," jelas Ipda Eko Hadianto, Jumat (13/9/2019).

Dikatakan, setelah dilaksanakan pemeriksaan, terduga menyatakan bahwa barang muatan di dalam L300 itu miliknya sendiri dan dibawa, sebab pindah lokasi tinggal dari Banda Aceh ke Desa Tandem Pasar 4 Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai, Sumut.

Setelah diperiksa, diketahui muatan berupa satu unit lokasi tidur, satu unit lemari pakaian, satu unit kulkas, satu unit mesin genset guna las bengkel kubah meajid, 4 velg mobil triton, 4 unit velg mobil pikap L-300, 4 unit velg carry culte 120 SS, dan 5 unit velg mobil Daihatsu Taft GT.

"Dari hasil pemeriksaan, dan bukti kepemilikan yang diperlihatkan oleh terduga, terbukti velg dan sebanyak muatan lainnya adalahmiliknya sampai-sampai langsung anda kembalikan," ungkap Ipda Eko.

Dari hasil pengecekan diketahui pun bahwa empunya tersebut mempunyai sejumlah kendaraan roda empat laksana mobil Triton, tiga unit mobil L300, mobil Carry Culte 120 SS, dan mobil Taft GT yang sudah dipasarkan pada April 2019 lalu. Pemilik pun mempunyai unit usaha bengkel las kubah masjid yang di Aceh dan Sumatera Utara.

Sementara itu, Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro SIK MH, melewati Kapolsek Peureulak Barat, Ipda Eko Hadianto SE MH, sudah menginstruksikan semua keuchik supaya mengaktifkan pos ketenteraman lingkungan (Poskamling).

"Dengan aktifnya Poskamling guna jaga malam, guna mengantisipasi supaya tidak terjadi aksi pencurian, dan gangguan ketenteraman lainnya," ujar Ipda Eko Hadianto. Dia menuliskan instruksi ini menindaklanjuti instruksi Wakapolda Aceh, Brigjen Pol Supriyanto Tarah, yang meminta masyarakat Aceh supaya waspada seiring maraknya pencopetan velg dan ban mobil di sejumlah wilayah di Aceh.

Sejauh ini, katanya, dalam distrik hukum Polsek Peureulak Barat, belum ada penduduk yang mengadukan kehilangan velg dan ban mobil.

"Karena itu, anda masih mengimbau penduduk yang mamarkirkan mobilnya di depan ruko atau lokasi tinggal yang tidak mempunyai garasi supaya menambah kunci pengaman pada roda kendaraan supaya tidak dicuri," imbau Ipda Eko Hadianto, sambil menambahkan bakal rutin mengerjakan razia terhadap kendaraan roda empat yang dicurigai, laksana mobil pikap yang membawa barang ke Binjai itu.