Ferrari Ragu Bisa Bikin Kejutan di F1 GP Kanada 2019
LUDOQQ Prinsipal Tim Scuderia Ferrari, Mattia Binotto ragu andai timnya dapat tampil mengejutkan di seri pacuan F1 GP Kanada 2019 yang akan dilangsungkan di Sirkuit Gilles Villeneuve
DOMINOQQ Performa jet darat SF90 yang masih belum menunjukan penambahan menjadi dasar dari munculnya rasa ragu dalam paddock kesebelasan berjuluk Kuda Jingkrak tersebut.
PREDIKSI TOGEL PALING JITU Sebagaimana diketahui, Ferrari dapat tampil amat menjanjikan pada sesi tes pramusim di Barcelona pertengahan Februari lalu, tetapi langsung melempem ketika seri pacuan sesungguhnya bergulir.
Dari enam seri yang sudah berjalan, kesebelasan yang digawangi Sebastian Vettel dan Charles Leclerc tersebut belum sekalipun menyelamatkan podium kemenangan. Capaian terbaik Ferrari ialah finis diurutan kedua pada Grand Prix Monako, melewati Sebastian Vettel.
"Kami sadar kami tak lumayan kompetitif ketika ini. Dan dalam masa-masa dekat kami tak akan mengerjakan perubahan apapun pada mobil, yang mana efeknya barangkali akan signifikan guna masalah yang kami alami sejak mula musim," ujar Mattia Binotto seperti dikutip dari Motorsport,
Duet pebalap Ferrari, Sebastian Vettel (kanan) dan Charles Leclerc. [AFP/Wang Zhao]
Duet pebalap Ferrari, Sebastian Vettel (kanan) dan Charles Leclerc. [AFP/Wang Zhao]
Binotto meyakini andai persoalan yang dirasakan jet darat SF90 ialah mengenai kurangnya jumlah downfore yang dapat dihasilkan. Hal tersebut katanya, sangat dominan pada pemakaian ban.
Ferrari sendiri, kata Binotto telah mulai menggali solusi dari masalah tersebut, walau prosesnya dipercayai tak instan dan akan memakan masa-masa yang lumayan lama.
Merujuk kenyataan tersebut, Binotto tak yakin andai Ferrari dapat menyelesaikan masalah di atas sebelum GP Kanada 2019 berlangsung, walau optimistis Sebastian Vettel maupun Charles Leclerc dapat tampil spektakuler di pacuan nanti.
Pebalap kesebelasan Ferrari, Sebastian Vettel, saat mengekor lomba F1 GP Azerbaijan di Sirkuit Baku, Minggu (28/4/2019). [AFP/Alexander Nemenov]
Pebalap kesebelasan Ferrari, Sebastian Vettel, saat mengekor lomba F1 GP Azerbaijan di Sirkuit Baku, Minggu (28/4/2019). [AFP/Alexander Nemenov]
"Saya tak beranggapan di pacuan nanti kami sudah mengejar solusi ajaib. Tapi Montreal (Sirkuit Gilles Villeneuve) ialah lintasan yang berbeda, bakal ada penataan yang berbeda, ban yang berbeda, serta seting mobil yang berbeda," pungkasnya.
Sebagai informasi, melempemnya performa Ferrari di enam seri pacuan terakhir, menciptakan tim asal Italia tersebut kini sedang di peringkat kedua klasemen konstruktor dengan raihan 139 poin, atau terpaut 118 poin dari kesebelasan Mercedes di peringkat teratas.





