LUDOQQ BandarQ | Agen BandarQ | BandarQQ | Domino 99 | DominoQQ

Situs Bandar Judi BandarQ dan Domino99 Online

LudoQQ

Saturday, March 23, 2019

DOMINO99 - Pelaku Pencabulan Siswi SMA di Tomohon Pernah Menghamili Perempuan Lain saat Bekerja di Papua

DOMINO99 - Pelaku Pencabulan Siswi SMA di Tomohon Pernah Menghamili Perempuan Lain saat Bekerja di Papua

DOMINO99 - Pelaku Pencabulan Siswi SMA di Tomohon Pernah Menghamili Perempuan Lain saat Bekerja di Papua




Team URC Totosik Polres Tomohon menangkap AT (20), warga Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, terduga pelaku pemerkosaaan perempuan di bawah umur, di Kelurahan Sumompo, Kota Manado.

Kasus ini dilaporkan ibu korban berinisial M, warga Kecamatan Tomohon Utara karena diduga telah melakukan pemerkosaan terhadap anaknya W (15), siswi SMA.

Setelah melakukan aksi bejatnya, korban dibawa pelaku ke luar Tomohon sejak 3 Januari hingga akhirnya ditangkap URC Totosik dipimpin Bripka Yanny Watung.


Kronologis pertemuan terduga dan korban berawal dari media sosial Facebook.

Keduanya bertemu di depan kios di Kecamatan Tomohon Utara pada 3 Januari 2019 pukul 22 Wita.

AT kemudian mengajak korban jalan-jalan menggunakan mobil angkot, dan mengarah ke Tinoor.

Mobil tersebut ditinggalkan selanjutnya berjalan kaki menuju arah Desa Warembungan Kecamatan Pineleng.

Hasil interogasi polisi, AT mengajak korban untuk mampir di gubuk pinggir jalan Raya Manado-Tomohon.

AT pun melancarkan aksi bejatnya kepada korban di tempat duduk gubuk yang berada di sekitar jalan raya tersebut


Setelah 3 hari melakukan aksinya, AT mengajak korban ke Kota Manado dan tinggal di rumah saudara AT di Kelurahan Sumompo.

AT ditangkap polisi 8 hari pasca-kejadian yakni Jumat 11 Januari 2019 oleh tim URC di Sumompo. AT saat itu bersama korban.

Hasil penyelidikan polisi, AT juga ternyata pernah menghamili seorang wanita saat dia bekerja di Papua.
Kapolres Tomohon, AKBP Raswin Sirait mengakui adanya penangkapan terhadap AT atas dugaan kasus pemerkosaan tersebut.

"Kami sedang lakukan pemeriksaan," kata AKBP Raswin Sirait.