LUDOQQ BandarQ | Agen BandarQ | BandarQQ | Domino 99 | DominoQQ

Situs Bandar Judi BandarQ dan Domino99 Online

LudoQQ

Monday, February 11, 2019

DOMINO99 - Pengakuan Justin Beiber Pernah Kecanduan Seks dan Narkoba, Bawa Dua Perempuan dari Rumah Bordil

Pengakuan Justin Beiber Pernah Kecanduan Seks dan Narkoba, Bawa Dua Perempuan dari Rumah Bordil

Pengakuan Justin Beiber Pernah Kecanduan Seks dan Narkoba, Bawa Dua Perempuan dari Rumah Bordil


DOMINO99 - Baru-baru ini Justin Bieber berbicara soal masa lalunya yang kelam sebelum menikah dengan Hailey Baldwin.

Pelantun 'Never Say Never' ini pernah tertangkap kamera berada di rumah bordil Brazil dan keluar dari sana membawa 2 orang wanita.

Kejadian itu merupakan masa kelam remajanya saat dirinya masih berusia 19 tahun.

Dalam wawancaranya dengan majalah Vogue baru-baru ini, Justin mengakui dirinya kecanduan seks.

Waktu itu pun Justin Bieber juga mengonsumi Xanax, obat yang digunakan untuk mengatasi depresi, sindrom kecemasan, serta gejala panik yang berlebihan.

Ia mengakui skandal dan kenakalan yang ia lakukan di masa lalu tersebut membuatnya malu.

"Saya merasa saya melakukan hal-hal yang membuat saya sangat malu, berhubungan seks dengan sangat bebas dan semacamnya, dan saya pikir saya memakai Xanax karena saya sangat malu," kata Justin Bieber seperti dikutip LUDOKARTU dari laman Vogue.com, Minggu (10/2/2019).


Meski dirinya melakukan hubungan seks dengan sangat bebas, namun Bieber tak benar-benar menikmatinya karena teringat pesan ibunya.

"Ibuku selalu berkata untuk memperlakukan wanita dengan hormat. Bagi saya itu selalu ada di kepala jadi saat saya melakukannya, saya tidak pernah bisa menikmatinya.

Obat-obatan terlarang yang ia konsumsi menambah daftar gelap masa mudanya.

Bahkan ada saat dimana Justin Bieber teler karena terlalu banyak mengonsumsi narkoba.

"Narkoba mempengaruhi hal-hal apa yang saya lakukan. Sudah sangat gelap,"lanjutnya.

"Saya pikir ada kalanya petugas keamanan datang larut malam untuk memeriksa denyut nadi saya dan melihat apakah saya masih bernafas,” kata suami Haley ini.

Seperti diketahui, pada November 2013, Justin Bieber terlihat meninggalkan rumah bordil Brasil dengan dua perempuan setelah menghabiskan waktu lebih dari tiga jam di sana.

Justin dikawal keluar dari sana, ditutupi seprai putih dari rumah bordil itu.


Meski wajahnya tertutup, identitasnya tetap terlihat berkat tato di lengannya.

Petualangan nakal di Brasil tidak berakhir di sana, ia kemudian dipaksa keluar dari hotelnya karena berpesta dan menggunakan narkoba.

Justin Bieber dilaporkan membuat ruang berantakan karena pesta yang dibuatnya.

Dia juga harus diperiksa polisi setelah mengecat dinding sebuah hotel di Rio de Janeiro.

Untungnya, Justin telah berhasil melewati masa-masa kelam ini, dan lima tahun kemudian, dia menikah dengan wanita pujaannya.

Untuk mengatasi kecanduannya akan seks, Justin  harus hidup selibat lebih dari setahun.

Ia memutuskan bahwa tidak berhubungan seks merupakan cara baginya untuk lebih dekat dengan Tuhan.

"Tuhan tidak meminta kita untuk tidak berhubungan seks demi dia namun dia telah menetapkan aturan dan semacamnya," jelas Justin.

Menurut Bieber, itu cara Tuhan melindunginya dari rasa sakit yang pernah ia rasakan.

"Saya pikir seks dapat menyebabkan banyak rasa sakit. Terkadang orang berhubungan seks karena mereka tidak merasa cukup baik. Karena mereka merasa diri mereka kurang berharga. Wanita melakukan itu, dan pria juga. Saya ingin mendedikasikan kembali diri saya kepada Tuhan dengan cara itu karena saya merasa lebih baik , untuk kondisi jiwa saya," katanya.

"Dan saya percaya bahwa Tuhan memberkati saya, Hailey adalah hasilnya. Ada imbalannya. Anda mendapat imbalan karena perilaku yang baik. ” lanjutnya.


Justin mengakui bahwa meskipun keinginan untuk berhubungan seks akhirnya menjadi salah satu alasan mereka menikah namun itu bukan satu-satunya alasan.

Ketika Bieber kembali menjalin hubungan dengan Baldwin Juni lalu, ia yakin bahwa model 22 tahun itu adalah belahan jiwanya.

"Saya hanya lupa betapa saya mencintainya dan betapa saya merindukannya dan betapa banyak dampak positif yang dia buat dalam hidup saya. Saya seperti yakin inilah yang saya cari. " ungkap penyanyi asal Kanada ini.